What a home is (quotes from Ravi Zacharias, The Grand Weaver)
Lebih dari 30 tahun saya bepergian keliling, terbang dari satu tempat ke tempat yang lain di bumi ini.
Saya telah melihat begitu banyak hal, menikmati banyak hal, dihargai banyak dan menjadi teman banyak orang.
Saya telah melihat keindahan Taj Mahal, keagungan Pegunungan Swiss, luasnya lautan demi lautan.
Saya telah mencicipi makanan paling enak yang pernah dirasakan oleh lidah.
Saya telah mendengar banyak pujian dilimpahkan oleh tuan-tuan rumah kepada saya.
Saya tidak akan melupakan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini.
Tapi tidak satupun yang dapat lebih menggetarkan hati saya daripada menjelang akhir sebuah perjalanan yang sukses dan tiba pada hari membereskan barang-barang bawaan saya dan menuju airport.
Artinya saya akan pulang ke rumah.
Rumah merupakan satu-satunya tempat di dunia dimana saya dapat menjadi diri saya sendiri dan diterima apa adanya.
Saya berharap menjadi ayah dan suami yang lebih baik. Kalau saya boleh mengulang hidup saya, maka saya akan mengubah beberapa hal yang saya telah lakukan dan katakan. Tapi walaupun saya menyesali kecerobohan serta kesalahan-kesalahan saya, semuanya itu tidak pernah dituduhkan kepada saya.
Rumah adalah tempat dimana saya bangun dan tidak harus tampak sempurna demi agar istri saya mengatakan, “Aku mencintaimu.”
Rumah adalah tempat dimana saya dapat menaikkan kaki saya dan menyandarkan kepala – bagaimana penampilan saya. Bahkan dalam keadaan yang kurang ideal, saya tetap mendapatkan ciuman dari istri serta menikmati kehangatan selagi ia menyelimuti saya.
Rumah berarti perhatian dan kehormatan yang diberikan kepada kita saat kita tidak berdandan dan lelah oleh tugas-tugas kita.
Rumah adalah tempat dimana saya dicintai apa adanya, bukan karena nama saya atau bagaimana saya berkhotbah atau buku-buku apa yang sudah saya tulis – tapi hanya karena diri saya sendiri.
Recent Comments