3 12 2011

Allah menulis musik hidup kita dengan rancangan. Tetapi, Dia membiarkan kita mempelajari notnya, dan meminta kita untuk tidak mengkhawatirkan “tanda istirahat”. Tanda istirahat itu tidak akan dihina, diabaikan, tidak akan merusak melodinya, dan tidak akan mengubah nada dasarnya. Jika kita memandang ke atas, Allah sendiri yang akan mengetukkan tempo bagi ktia. Dengan mata tertuju kepada-Nya, kita harus membunyikan not selanjutnya secara penuh dan jelas.

Ketika kita berkata dengan sedih kepada diri sendiri, “tidak ada musik dalam ‘tanda istirahat’, jangan lupa “ada proses pembuatan musik didalamnya””. Pembuatan musik kerap kali merupakan proses yang lambat dan menyakitkan dalam hidup ini. Betapa sabarnya Allah mengajari kita untuk menangkap pelajaran itu!

_Ruskin_ (dalam ”When God writes your love story”, 2009: 174)








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.