just my imagination

kemarin aku membayangkanmu ada disini, bersamaku
duduk diam disampingku
menemaniku melewati malam yang kudus dalam keteduhan dan ketenangan

sudah kucoba menepis semua asa dan rasa yang kau toreh
sepertinya aku tak bisa
sudah kucoba melawan dengan logika, tapi rasa itu tetap saja muncul
aku tak bisa hidup tanpa emosi..

akhirnya, kubiarkan kau tetap ada disana..
diam, dalam bayang-bayang
bayang-bayang dalam imaginasi
tempatku melampiaskan rindu dan emosi yang tak sampai..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.